MENUJU PUNCAK PAWITRA


PAWITRA  adalah nama lain dari gunung Penanggungan. Terletak di salah satu kabupaten yang ada di Jawa Timur. Tepatnya di kabupaten Mojokerto. Gunung ini menjadi gunung kedua yang kukunjungi. Berangkat dari Malang dengan lima temanku.

Kisah ini terjadi sudah sangat lama. Kurang lebih delapan tahunan yang lalu. Begitulah kira-kira aku tak mencatat tanggalnya dengan baik. Pun saat aku menulis kisah ini, aku sambil mengais ingatanku tentang peristiwa itu. Sebuah peristiwa penting yang menjadi bagian dari masa muda yang sulit untuk diulang.

Dalam kisah ini aku akan lebih banyak menyebutnya sebagai gunung Pawitra. Meskipun saat itu, aku mengenalnya sebagai gunung penanggungan. Pawitra sendiri aku temukan di sebuah novel Gajah Mada. Kalau tidak salah pada novel jilid dua. Banyak hal yang hanya kulewatkan waktu itu, khususnya perihal seputar sejarah tentang pawitra. Dari situ akhirnya menyadari pentingnya untuk membaca sejarah.

Awal mula perjalanan menuju Pawitra pun tak direncanakan dengan super serius. Seperti biasanya saja, ada ide langsung eksekusi. Ada salah satu dari kita merencanakan, yang lain langsung sepakat dan gas. Begitulah kira-kira gambaran waktu itu. Usia muda, dan tak banyak basa-basi untuk melakukan atau mengeksplorasi tentang apa pun.

Kita berangkat dari Malang tak terlalu malam. Kayaknya kalau tak salah malah kita berangkatnya masih sore. Sampai di pos pendaftaran pendakian sekitar magrib. Sambil siap-siap dan melengkapi segala kebutuhan terkait pendaftaran pendakian kita tak lupa saling bercanda.

Perjalanan menuju Pawitra bagiku mengesankan. Banyak hal baru yang kutemui. Tentang peta jalur pendakian. Tentang pentingnya selalu berkomunikasi satu sama lain. Tak lupa tentang cacing dan lintah juga. Perjalanan cukup lama. Hampir subuh kita sampai di puncak bayangan.

Di puncak bayangan kita mendirikan tenda. Tak lupa juga bikin kopi untuk menghangatkan tubuh. Foto-foto yang didapatkan waktu itu cukup banyak. Salah satu dari kita ada yang membawa kamera bagus. Makanya perjalan menuju Pawitra merupakan salah satu perjalanan dengan dokumentasi yang bisa dikatakan bagus.

Baru setelah subuh kita melanjutkan perjalanan menuju puncak. Foto di atas adalah foto menuju puncak Pawitra. Diambil oleh temanku yang lebih dulu di depanku. Dan begitulan sampai di puncak kita bisa menikmati udara yang segar dan kelegaan karena telah melakukan separuh perjalanan. Meski tujuan kita adalah puncak. Perjalanan kita masih belum selesai, kita harus kembali turun dari Pawitra dan kembali ke Malang. 

Komentar

Postingan Populer